Main ke Jepang : Transportasi ke/di Jepang



Bercerita soal transportasi di Jepang tak lepas dengan kereta dan teknologi kereta cepatnya. Jujur saja salah satu alasan menjelajah Jepang adalah menjajal Shinkanshen ini. Transportasi metro atau subway pun tak kalah menarik karena kerumitan dan kesibukannya. Pada cerita kali ini saya cerita cara bertransportasi di Jepang ya... semoga bermanfaat



Rasanya saya akan banyak mengucapkan terimakasih kepada maskapai penerbangan Air Asia yang sudah beberapa kali mewujudkan impian perjalanan saya ke beberapa negara yang menjadi target eksplorasi. Sesuai dengan slogan maskapai ini “everyone can fly” saya merasakan benar manfaatnya, seperti perjalanan kali ini ke negara yang sebelumya berbiaya mahal untuk pesawat kini menjadi mungkin untuk semua orang mengunjungi negara ini, Jepang. 

Keberangkatan Jakarta - Tokyo (CGK-NRT)
Perjalanan menggunakan maskapai Air Asia yang sebelum 29 September 2018 membuka jalur penerbangan langsung Jakarta - Tokyo via Narita lama perjalanan kurang lebih 7-8 jam. Karena perjalanan cukup lama baiknya memilih penerbangan malam supaya perjalanan tidak terasa karena kita tidur selain itu juga supaya waktu eksplorasi kita maksimal tidak terpotong oleh durasi penerbangan karena kita akan tiba di Tokyo pagi hari dan bisa langsung memulai eksplorasinya.

Ada satu hal lagi yang menurut saya lumayan berguna yakni pemilihan kursi di pesawat. Jadi untuk penerbangan ke Jepang Air Asia menggunakan jenis pesawat Airbus A330-300 dengan kapasitas 377 kursi, termasuk 12 kursi Premium Flatbed (sumber : www.airasia.com) Untuk meminimalisir rasa pegal karena harus menekuk kaki selama perjalanan panjang pilihlah kursi yang memiliki space depan yang sedikit luas sehingga kita bisa sedikit menyelonjorkan kaki. Jika punya budget lebih bisa memesan hot seat atau jika tidak ingin menambah biaya tiket, ketika check in mintalah kepada petugas kursi di ekor pesawat yakni di nomor urut 44 sampai dengan 51 karena untuk posisi nomor urut ini kursi memiliki formasi 2-2. dari pengalaman saya duduk di kursi 45F, ruang gerak saya lebih nyaman daripada di posisi 3-3.

seat layout Airbus A330-300 (sumber : www.airasia.com)

Selama penerbangan malam petugas akan menawarkan makanan, ya… seperti yang kita tau harga makanan diatas sana kan lumayan mahal ya, jadi untuk menyiasatinya saya makan dulu di airport sebelum boarding dan membawa bekal cemilan serta minuman. Tapi karena ini flight malam tak lama pesawat lepas landas saya langsung tidur dan hanya beberapa kali terbangun membetulkan posisi duduk lalu terbangun karena sinar matahari pagi yang masuk melalui jendela pesawat. Dalam hati bangju “waaahhh sunrise Jepang”.



Transportasi kereta Jepang

  • Tiket Kereta di Jepang

Karena saya kebanyakan menggunakan kereta ketika mengeksplorasi Jepang kemarin jadi saya akan lebih banyak bercerita berdasarkan moda transportasi ini ya. Untuk pembayaran kereta di Jepang dapat dilakukan dengan beberapa cara ;

1. Menggunakan JR Pass.
JR adalah salahsatu perusahaan yang melayani perkeretaapian di Jepang, kalau di Indonesia KAI-nya lah jadi jaringan kereta api ini melayani hampir seluruh area Jepang. Nah untuk kamu yang punya rencana untuk berkeliling Jepang (maksudnya berpinda-pindah kota) saran saya untuk membeli JR Pass sesuai dengan durasi yang telah ditentukan yakni 7,14 dan 21 hari sebelum tiba di Jepang. Jadi durasi eksplorasi bisa menyesuaikan durasi JR Pass juga supaya budget transportasi bisa diminimalisir.

JR Pass dengan durasi 7 hari
2. Menggunakan Uang Elektronik
Kalau di Indonesia ada e-money, flass, brizz dan kartu dari bank lain, Jepang juga punya uang elektronik yang bisa kita gunakan di beberapa tempat antara lain, untuk bus, subway, metro dan pembayaran di berbagai convenience store. Untuk naik kereta paling terdapat beberapa pilihan uang elektronik yang paling populer adalah suica, pasmo & icoca pilih yang mana?! yang mana aja, karena sama aja fungsinya. Kalau saya kemarin menggunakan suica.
  
berbagai pilihan uang elektronik


3. Cash
Nah untuk pembayaran cash bisa dilakukan di mesin tiket kereta atau membayar ongkos bus. Usahakan menggunakan uang pas untuk mempersingkat waktu.

  • Narita Airport - Tokyo

Dari bandara Narita menuju Tokyo menggunakan kereta terdapat beberapa pilihan dari yang murah sampai yang agak mahal, kebetulan karena masih bingung diawal saya jadi punya kesempatan mencoba kedua kelas kereta ini (karena salah pilih kereta hahaha).

1. Keisei Skyliner
Awalnya saya berfikir kereta ini adalah Shinkansen karena bentuknya yang seperti kereta peluru tapi ternyata bukan. Kereta ini melayani jalur Narita Airport - Ueno dengan waktu tempuh sekitar 48 menit dan bertarif 2.400an yen.

Keisei Skyliner sumber : google


2. Narita Sky Access Line   
Nah ini kereta termurah yang bisa menjadi pilihan untuk menuju atau ke Bandara Narita. Dengan tarif 1.200an yen dengan waktu tempuh 1 jam lebih sampai di stasiun UENO.
Narita Sky Access Line  sumber : google


3. Narita Express (NEX)
Untuk pengguna JR Pass pilihan terbaiknya adalah menggunakan Narita Express (N’EX) karena jaringan kereta ini masuk kedalam jaringan JR East sehingga dapat menghemat biaya transportasi sebesar 3.000 s/d 3.200 yen.
Narita Express (NEX) sumber : google

  • Kereta di dalam kota

Sebelum tiba di Jepang khususnya di kota-kota besar seperti Tokyo, Kyoto, Osaka dan kota lain baiknya mempelajari dulu sistem transportasi umum setempat untuk menghindari kebingungan dan salah jalan. Tapi menurut saya, Wajar kita bingung melihat sistem transportasi di Jepang apalagi di Tokyo karena kebanyakan kita akan menggunakan kereta baik itu subway, metro, commuter line dan shinkansen yang jalurnya terpampang menjadi satu di sebuah peta. Pada cerita ini saya akan banyak memberi informasi transportasi menggunakan kereta. Nih tampilan peta transportasi dibeberapa kota.


peta jalur kereta di dalam kota Tokyo

Kunci untuk mempermudah memahami jalur transportasi khususnya kereta disini adalah kita harus peka dan mengingat WARNA pada peta jalur yang akan kita gunakan. Karena warna ini akan memandu kita pada papan penunjuk arah dan gate di stasiun.


Kereta Super Cepat Shinkanshen
Shinkanshen adalah teknologi yang sangat ingin saya coba ketika tiba di Jepang. Sebagai pecinta kereta api, menaiki kereta super cepat ini menjadi sebuah impian. Bayangkan saja jarak Tokyo-Osaka sebanding dengan Jakarta-Yogyakarta dengan waktu tempuh kereta normal selama 7-8 jam menggunakan kereta ini hanya menjadi 3 jam saja (gileee irit 5 jam).
 
Shinkansen Tokaido Tokyo-Osaka

Sempat membayangkan keadaan di dalam kabin kereta rasanya seperti apa, tapi sungguh jauh di luar dugaan saya. Kabin kereta begitu nyaman space dikaki pun cukup. Yang lebih menarik lagi adalah shinkanshen ini dilayani oleh JR sehingga menggunakan JR Pass sudah mengcover perjalanan dengan kereta ini.
 
bagian dalam shinkanshen

Di cerita berikutnya saya akan bercerita bagaimana keseruan mengeksplorasi setiap kota-kota di Jepang ya...

Comments

Popular Posts